Jose Mourinho: Tottenham Hotspur Juara Di Lima Pertandingan Terakhir
Jose Mourinho bersikeras tidak perlu membeberkan kualitas yang dimilikinya tetapi dia menggarisbawahi kiprah positif Tottenham Hotspur dengan menyebut timnya sebagai juara dari lima pertandingan terakhir.
Mantan manajer Chelsea dan Manchester United tersebut menggantikan Mauricio Pochettino sebagai manajer Spurs pada November tahun lalu.
Performa Tottenham perlahan membaik namun mereka gagal menyegel satu tempat di empat besar dan belum memastikan diri meraih tampil di Liga Europa musim depan.
Di masa-masa sulit, kritik datang menghajar Mourinho. Spurs pernah melakoni periode tujuh pertandingan tanpa meraih kemenangan.
Meski demikian fokus Mourinho telah beralih ke musim depan dan dia optimistis dengan merujuk pada hasil yang didapat timnya belakangan ini.
Spurs sukses mengoleksi 13 poin dari lima pertandingan terbaik, catatan terbaik pada periode tersebut seiring keberhasilan mereka menghajar Everton, Arsenal, Newcastle United dan Leicester City.
“Jika Anda berpikir saya harus memberikan bukti, oke, saya akan mencobanya,” buka Mourinho di hadapan reporter.
“Jika ini tentang individu dan pendekatan individu, saya akan memulainya dari yang termudah.”
“Jika liga dimulai sejak kedatangan saya, maka saya ada di urutan keempat liga. Jika Anda berpikir itu buruk, maka itu hanya pendapat Anda. Jika Anda ingin berpesta bersama saya, saya adalah juara dalam lima pertandingan terakhir!”
“Saya selalu mencoba memberikan yang terbaik. Saya tidak perlu membuktikan apapun. Hal terpenting adalah pertandingan berikutnya. Hal terpenting adalah musim depan.”
Mourinho menyebut badai cedera yang menghajar Tottenham sebagai masalah besar dan dia mengklaim manajer manapun akan kesulitan pada situasi tersebut.
“Jelang kompetisi berakhir, terlihat jelas, jika semua pemain terbaik bisa diturunkan, kami adalah tim yang sangat bagus,” lanjutnya.
“Anda tengok musim ini. Spurs kehilangan Hugo Lloris dalam waktu lama, kemudian Kane. Sekarang semua orang solid. Anda bisa melihat perbedaan besar dalam performa dan hasil.”
“Berikutnya saya akan berusaha melindungi skuad saat harus berhadapan dengan hal-hal yang tidak bisa diprediksi. Kami akan mencoba memiliki skuad yang lebih baik untuk menghadapi situasi dramatis.”
“Saya pernah mengatakan pada Brendan Rodgers. Jika dia kehilangan Ricardo Pereira, Caglar Soyuncu, Ben Chilwell, Christian Huchs… Apakah dia bisa menciptakan keajaiban?”
“Sangat sulit. Ini periode sulit bagi semua orang. Situasi yang sangat sulit bagi Tottenham.”
“Apakah ketidakberuntungan bakal menjauh dari Tottenham pada musim depan? Ya, saya pikir demikian. Tetapi di waktu yang sama kami harus melindungi diri sendiri dan membangun skuad yang lebih baik dan seimbang,” tandasnya.